Kamis, 12 Desember 2013

TKJ 2 MENGINSTALASI PERANGKAT JARINGAN BERBASIS LUA (WAN)



             

                   MENGINSTALASI PERANGKAT JARINGAN BERBASIS LUAS (WAN)
            Oleh : agus Suroso

            Sub Kopetensi :
1.       Merencanakan kebutuhan dan sepesifikasi alat
·         Daftar kebutuhan dan sepeifikasi WAN
·         Buku manual
·         Gambar topologi
                  Lingkup belajar : prinsip dasar jaringan berbasis luas
                  Keterampilan : merencanakan dan memilih perangkat  jaringan sesuai dengan fisik,
     Fisik dan kondisi lokasi,

2.       Menginstalasi  Wide Area Network
·         Prosedur/SOP instalasi
·         Perangkat/peralatan instalasi
     Lingkup belajar : jenis dan fungsi perangkat WAN
     Keterampilan : memasang perangkat WAN

3.       Menyambung /memasang perangkat  secara Fisik dan logical serta setting
Perangkat menggunakan  software.
Perangkat WAN contoh antena omni, grid dan lain-lain disambung secara fisik
Dan setting (fisik dan software )dengan buku manual.
Lingkup belajar : teknik media wireless  ( standart 802.11a.11b.802.11g dll)
Keterapilan : memasang perangkat wave LAN

4.       Menguji WAN
Hasil memasang perangkat WAN diuji dengan software maupun alat ukur
Lingkup  belajar : pengukuran kualitas system jaringan dengan software dan  alat ukur.
Keterampilan : menggunakan  software pengukuran
Dan menguji konektifitas WAN


Sub Kompetensi  1: MERENCANKAN KEBUTUHAN DAN SEPESIFKASI  ALAT.
           
            Tujuan instrastruktur  wireless internet
            Wifi (wireless fidelity) pada dasarnya adalah istilah generic  untuk peralatan wireless LAN 
            Atau dikenal juga sebagai WLAN. Daya jangkauan berkisar antara 100m-8km tergantung
            Peralatan yang di pakai dan antena yang digunakan, biasanya internet wireless bekerja
            Pada protocol standart IEEE 802.11x.x antara lain :
o   IEEE 802.11 pada frekuensi 2,4Ghz dengan kecepatan transfer 2Mbps
o    IEEE 802.11 apada frekuensi 5Ghz dengan kecepatan transfer 54Mbps
o   IEEE 802.11 a 2x pda frekuensi 5Ghz dengan kecepatan transfer  108Mbps
o   IEEE 802.11 b pada frekuensi 2,4Ghz dengankecepatan transfer  11Mbps
o   IEEE 802.11 b+ pada frekunsi  2,4Ghz dengan kecepatan transfer 22Mbps
o   IEEE 802.11 g pada frekuensi 2,4 Ghz dengan kecepatan transfer 54Mbps
o   IEEE 802.11 n pada frekuensi 2,4 Ghz dengan kecepatan transfer 120Mbps

       Mengapa kita memerlukan sebuah intruktur internet wireless ?
Ø  Internet wireless digunakan untuk mem-bypass okses internt menggunakan telepon yang mahl dan lambal.
Ø  Internet wireless musah di diimplentasikan, murah biaya jangka panjangnya
Ø  Dibandingkan harus bergantung pada infrastruktur kabel yang di gunakan Telkom
Ø  Internet wireless menggunakan wifi, yang pada dasarnya  wireless LAN karena itu dia akan berkerja pada kecepatan tinggi 1-11 MBps, jika standart IEEE 802.11b yang di gunakan.
Ø  Oleh karena itu  IEEE 802.11b merupakan standart  yang terbuka, peralata wifi dapat di guanakan denagn mudah diperoleh di pasaran.

Persiapan peralatan wireless
Alat –alat yang di butuhkan untuk membangaun jaraingan wireless antara lain :
v  Computer yang di gunaknan sebagai router
v  Card  wireless yang digunakan  sebagai router
v  Kabel coax atau kabel USB
Atuau semua  dapat di gantikan dengan
v  Access point
Peralatan laninya :
v  Pigtail
v  Antenna eksternal
v  UTP LAN dan hub/switch.
Jika kita menggunakan computer sebagai router, maka kita bisa menggunakan  system oprasi yang di pakai baik Microsoft windows (windows NT. Windows server) linux dll. Untuk system oprasi linux sebagai router/server biasanya  di set tanpa interface grafik (mode teks )  dengan harapan adanya penghemetan resource memory dan harddisk.

Persiapan Hardware
Computer
Jika linux dugunakan system oprasi dari router/server,membutuhkan sepesifikasi yang sederhana, seprti:
·         Pentium 1166MHz
·         Memory 64Mbyte
·         Harddisk 3Gbyte
Card wireless LAN atau WLAN
Csrd wireless LAN dirancang untuk penggunaan indoor, walaupun berberapa card  WLAN pada bagian antenna dapat kita ganti dengan antenna eksternal/outdoor. Pengguna USB WLAN dapat lebih menekan biaya dan kelebihan dari sisi fleksibilitas.


Pigtail
Kabel pigtail digunakan untuk menghubungkan radio pemancar dengan antenna outdoor, pigtail dibuat tidak terlalu panjang (maks.60cm) untuk menghindari loss koneksi yang tinggi

Antena
Antenna berfungsi untuk menyebarkan sinyal, pada antenna eksternal digunakan untuk menyambungkan titik-titik jarak jauh berberapa kilometer, antenna bawaan pada radio pemancar biasanya jarak jangkauan hanya berberapa puluh kilo meter, ada banyak tipe antenanya yang dapat digunakan tergantung aplikasi yang dipakai .
             
·         Pada sisi client, kita biiasanya menggunakan antenna directional, seperti antenna parabola, gird, yagi atau atena kaleng
·         Di sisi access point, biasanya digunakan antenna omni atau antenna sektoral

Access Point
Alat access point mempunyai dua fungsi
·         Sebagai jembatan/bridge antena jaringan wireless dan jaringan kabel LAN melalui konektor RJ-45 yang umumnya tersedia dibelakan access point
·         Sebagai jembatan/bridge antara jaringan wireless biasanya dipakai menghubungkan computer client.
Berberapa access point mempunya fungsi kompleks, seperti routing DHCP server firewall, proxy server semua menjadi satu di dalamnya.
Seringkali kita mengganti antenna bawaan dengan antenna eksternal .

Jarinagan hybrid (Wired Network dan Wireless Network)
Jaringan hybrid akces point, untuk menghubungkan jaringan kabel dengan jaringan wireless hubungan switch dengan port LAN pada akses point.

Spesifikasi Wifi
Wi-fi diranacang berdasarkan sepesifikasi IEEE 802.11 sekarang ini ada empat variasi dari
802.11 yaitu : 802.11a, 802.11b, 802.11g and 802.11n sepesifikasi b merupakan produk pertama
 Wi-Fi fariasi gdan n merupakan salah satu produk yang memiliki penjualan terbanyak pada 2005.

Sepesifikasi
Kecepatan
frekuensi
Sesuai spesifikasi
802.11b
11 Mbps
2.4 GHz
b
802.11a
54 Mbps
5 GHz
a
802.11g
58 Mbps
2.4 GHz
b.g
802.11n
100 Mbps
2.4 GHz
b.g.n
                                    Tabel 2.2 spesifikasi dari 802.11


            Dibanyak bagian dunia, frekuensi yang digunakan oleh Wi-Fi, pengguna tidak perlu untuk mendapatkan ijin dari pengatur local (missal, komisi komunikasi  federal di A>S>). 802.11a menggunakan frekuensi yang lebihtinggi dan oleh sebab itu daya jangkaunya lebih sempit, lainnya sama Versi Wi-Fi yang paling luas dalam pasaran AS sekarang ini (berdasrkan dalam IEEE 802.11b/g) beroprasi pada 2.400 MHz sampai 2.483.50 MHZ dengan begitu mengijinkan oprasi dalam 11 chanel (masing-masing 5 MHz), berpusat difrekuensi berikut :

1.       Channel  1-2.412 MHz

2.       Channel  2-2.417 MHz

3.       Channel  3-2.422 MHz

4.       Channel 4-2.247 MHz

5.       Channel 5-2.432 MHz

6.       Channel 6-2.437 MHz

7.       Channel 7-2.442 MHz

8.       Channel 8-2.447 MHz

9.       Channel 9-2.452 MHz

10.   Channel 10-2.457 MHz

11.   Channel 11-2.462 MHz


       Secara teknis oprasional, Wi_Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang berkerja pada jaringan WLAN (wireless local area network) Dengan kata lain, Wi-Fi adalah sepesifikasi merek dagang yang di berikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (internet) yang berkerja di  jaringan WLAN dan sudah memenuhi  kualitas kapasitas interoprasi yang dipersyaratkan.

Teknologi internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikebangkan sekelompok insinyur amerika serikat yang pada institute of electrical and electronis engineers (IEEE) berdasarkan standart teknis perangkat bernomor 502.11b, 802.11a dan 802.11g. perangakat WI-Fi sebenarnya tidak hanya mampu berkerja di jaringan WLAN tetapi juga di jarinan wireless metropolitan area network  (WMAN) 

Karena perangkat dengan standart 802.11b diperuntungkan bagi perangkat WLAN yang di gunakan di frekuensi 2.4 GHz atu yang lazim di sebut frekuensi ISM (industry. Senientifie dan medical) sedang untuk perangkat yang berstandart teknis 802.11a dan 802.11g di peruntungkan bagi perangkat WMAN atau juga di sebut Wi-max yang berkerja di sekitar  pita frekuensi 5GHz

1 komentar: